spotrsbook kasino online game slot angka 4d poker online permainan tangkas livestream
sbobet ibcbet mr8 y88sport
sbobet casino ibcbet casino ion klub og gaming  wm casino idn
joker
isin4d
acepoker
tangkasnet
img

Teriakan Simon Out menggema di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Desakan Timnas Indonesia agar memecat pelatihnya ditanggapi santai oleh Simon McMenemy.

Indonesia menelan kekalahan keempat di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Setelah tumbang dari Malaysia, Thailand, dan Uni Emirat Arab, skuat Garuda kalah lagi melawan Vietnam 1-3 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/10).

Hasil buruk itu membuat Indonesia didesak memecat Simon sebagai pelatih. Di laga kontra Vietnam, seruan Simon Out terdengar sejak babak pertama hingga bus yang membawa Evan Dimas dkk meninggalkan stadion.

Seruan Simon Out terdengar nyaring di dalam ruangan konferensi pers. Ia pun menjawab desakan itu dengan menjelaskan masalah penampilan Indonesia bukan cuma karena faktor pelatih.

"Ketika orang yang di luar [berteriak Simon Out], tidak usah dipedulikan. Mungkin ketika saya kembali ke bus mereka bisa membunuh saya, tetapi di sini kita harus ingat, kita ingin lolos ke Piala Dunia, tetapi kita lupa bahwa pada Piala Dunia sebelumnya kita dibanned," jelas Simon.

"Terus bagaimana kita bisa punya ekspektasi untuk lolos ke Piala Dunia. Setelah itu kita harus ingat bahwa bukan hanya di dalam lapangan harus fokus, tetapi juga di luar lapangan," sambungnya.

"Bagaimana kita mau lolos ke Piala Dunia ketika ada satu pertandingan, ada suporter yang menaruh banner yang tidak sopan pada pertandingan pertama, terus mereka masuk ke lapangan dan melakukan intimidasi kepada suporter lawan."

"Itu seharusnya tidak terjadi. Kalau ingin lolos ke Piala Dunia, kita bersama harus melawan hambatan-hambatan yang ada, di mana di antaranya yang harus diperbaiki lagi adalah schedule liga," demikian dia.

acepoker11
acepoker11
tangkasnet
csaceofbet
aceofbet